Efek Samping Terlalu Sering Minum Teh Hijau

Jika selama ini Anda beranggapan bahwa teh hijau hanya bermanfaat untuk diet dan antioksidan saja, kini ada penelitian baru yang mengungkapkan manfaat terbaru dari teh hijau. Menurut peneliti di Hongkong, teh hijau ternyata juga berguna untuk mencegah osteoporosis dan penyakit tulang lainnya.

Penelitian ini dilakukan oleh Dr. Ping Chung Leung da

koleganya dari Institute of Chinese Medicine di Chinese University of Hong Kong, serta telah dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry pada bulan Agustus lalu. Dalam penelitian ini, para peneliti membudidayakan sel osteoblast dari tikus dan mengamati 3 zat kimia katekin selama beberapa hari. Ketiga zat tersebut adalah epigallocatechin (EGC), gallocatechin (GC) dan gallocatechin gallate (GCG) yang semuanya merupakan komponen utama teh hijau.
Read more of this post

7 Syarat Jadi Pria Maskulin

Pria maskulin bukan ditandai oleh tubuh yang berotot. Bagi sebagian besar perempuan, tubuh yang dihiasi otot di mana-mana justru kurang menarik. Kalau wajah tampan? Hmm… itu relatif.
Wajah tampan jika disertai 10 “syarat” berikut bisa menunjukkan dialah laki-laki sejati. Lalu, apa saja ke-10 syarat itu?
1. Percaya Diri dan Jujur : Di mata gadis-gadis, cowok yang kurang pede bukanlah laki-laki sejati. Percaya diri dan menerima apa adanya alias jujur, se-cheesy apa pun, itulah yang menjadi daya tarik.
2. Punya Rasa Humor : Cewek-cewek punya kecenderungan menganggap pria yang punya rasa humor lebih maskulin. Bahkan, pria yang tidak pernah datang ke gym pun dapat menjadi maskulin, asalkan lucu!
3. Bertubuh Wangi : Jangan lupa mandi dua kali sehari. Jika tubuh Anda menebarkan aroma tidak enak, cewek-cewek pun akan menjauh dengan cepat. Karena itu, jangan lupa memakai deodoran atau parfum setelah mandi, sebelum keluar rumah.
4. Olah Raga : Olah raga, tidak perlu gila-gilaan, yang penting bikin tubuh prima dan tidak lemas. Lucunya, menurut banyak survei, mereka yang rajin berlari clan berenang justru kurang disukai gadis-gadis.
5. Penampilan : Ekspresi wajah dan penampilan laki-laki dapat menentukan apakah ia maskulin atau tidak. Terus terang saja, untuk kriteria yang satu ini sangat berbeda di mata satu gadis dengan gadis yang lain. Jadi, tergantung selera. Yang penting, jangan cemberut!
6. Sopan dan Hormat : Kedengarannya agak aneh, tapi ini salah satunya. Perempuan paling suka jika ada pria yang memperlakukannya seperti seorang putri. Sekadar membukakan pintu sudah membuat perempuan berbunga-bunga dan maskulinitas Anda langsung meroket!
7. Punya Tujuan Hidup : Banyak perempuan tidak menyukai pria yang luntang-lantung, tidakjelas mau ke mana. Pria yang punya target akan membuat perempuan merasa lebih aman dan memandang serius si pria.

Sumber: http://sibukforever.blogspot.com/2011/04/7-syarat-jadi-pria-maskulin.html

7 hal pengganggu senyum

Senyum adalah aset penampilan yang harus dijaga. Akan tetapi, meski kita rajin menyikat gigi, kontrol ke dokter, bahkan menggunakan produk pemutih gigi, sering kali muncul noda kecoklatan yang mengganggu penampilan. Kenali tujuh musuh senyuman yang membuat penampilan jadi berantakan.
1. “Sport drink”
Minuman yang kini tengah merajai pasar ini ternyata tidak bersahabat untuk gigi Anda. Kandungan gulanya yang tinggi bisa memicu timbulnya plak yang akhirnya berujung pada gigi berlubang, bahkan gigi tanggal.
“Penelitian ilmiah menemukan kadar pH di banyak produk sport drink bisa menyebabkan erosi gigi karena tingginya konsenstrasi senyawa asam yang bisa mengikis enamel gigi,” kata David F Halpern, Presiden Academy of General Dentistry.
2. Tembakau
Rokok memang bisa meninggalkan noda kekuningan di gigi, tapi masih ada sederet kerusakan lain yang diakibatkan oleh rokok. Tar dalam rokok akan memicu pembentukan lapisan lengket di gigi yang menyebabkan bakteri penghasil asam makin berkembang biak. Para perokok juga berisiko tinggi menderita radang gusi dan kanker tenggorokan.
3. Kehamilan dan pubertas
Perubahan hormon yang terjadi pada masa kehamilan dan masa pubertas bisa memicu peradangan pada gusi yang menyebabkan gingivitis yang ditandai oleh gusi bengkak dan berdarah. Penelitian juga mengaitkan risiko kelahiran prematur pada ibu yang menderita radang gusi. Cegah hal ini dengan kebersihan diri yang baik. Rutin menyikat gigi, terutama pada ibu hamil yang mengalami morning sickness, sangat dianjurkan.
4. Minuman panas
Hobi Anda mengonsumsi minuman panas bisa menjadi biang keladi mengapa senyum Anda tidak cemerlang. “Kopi dan teh mengandung senyawa yang bisa menyebabkan plak gigi,” kata Halpern.
5. “Soft drink”
Kebiasaan menenggak minuman bersoda yang tinggi gula akan menyebabkan gigi mudah berlubang, infeksi pada gusi, dan noda kecoklatan pada gigi.
6. Diet
Diet ketat dan pola makan yang tidak sehat akan menyebabkan tubuh kekurangan vitamin yang diperlukan untuk mendapatkan senyum cantik. Beberapa nutrisi yang penting untuk kesehatan gigi dan gusi antara lain adalah vitamin B, asam folat, protein, kalsium, dan vitamin C.
7. Mulut kering
Mulut yang kering bukan cuma menyebabkan napas berbau tidak sedap, melainkan juga bisa merusak gigi. Hal ini karena air liur berfungsi untuk membersihkan bakteri penyebab lubang serta menetralkan asam di mulut. Tingkatkan produksi air liur dengan mengonsumsi cukup air, mengunyah permen tanpa gula, atau menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.

Sumber: http://sibukforever.blogspot.com/2011/04/7-hal-pengganggu-senyum.html

..:: MASUK GAN ::..Serba-serbi tilang polisi, ada foto2 dan prosedurnya juga

Ga pake basa basi busuk, langsung aja liat2 :

Quote:
Spoiler for Police kung-fu:
Spoiler for Udeee, maapin aje pak aji:
Spoiler for bersedih di hari bahagia:
Spoiler for DIA AJA KENA TILANG?!?!WTF!:
Spoiler for Damai itu…:
Spoiler for Mangkenye pake ini:

Read more of this post

Iblis Dibantu oleh 70.000 anak – anaknya

Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak-anak muda, sebagian untuk menganggu orang-orang tua, sebagian untuk menggangu wanta-wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.

Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada salat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu salat berjamaah.

Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia. Jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.

Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. Mereka, anak-anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.

Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.

Pilih Deodoran, Bedak, atau Anti-BB?

Bau badan (BB) merupakan masalah yang banyak terjadi di kawasan tropis, seperti Indonesia. Kondisi cuaca yang menyebabkan kita sering berkeringat dan juga soal pemeliharaan tubuh yang tidak cermat, menjadi penyebab munculnya BB. Hal satu ini tentu dapat mengganggu penampilan dan mempengaruhi rasa percaya diri seseorang.
Saat ini tersedia cukup banyak produk, mulai dari deodoran, antiperspiran, bedak, jamu, hingga obat oral, untuk mencegah BB. Dari sekian banyak produk yang ditawarkan, mana yang lebih efektif dan aman? Dr. Gunawan Budisantoso, Sp.KK, dari RS Persahabatan Jakarta, menjelaskan berbagai hal, yang mungkin dapat membantu Anda menentukan pilihan.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 94 other followers