12 Kalimat Inspiratif dari Bill Gates

http://www.didunia.net/

Siapa tidak kenal Bill Gates? Pendiri perusahaan software raksasa Microsoft ini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Dia juga dikenal sebagai dermawan yang banyak sekali menyumbangkan uang bagi aktivitas kemanusiaan melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.

Dalam beberapa kesempatan, drop out dari Universitas Harvard ini mengemukakan beberapaquote yang mungkin bisa menginspirasi. Berikut beberapa di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber:

– Saya sungguh memiliki banyak impian ketika masih kecil dan saya pikir hal itu tumbuh dari fakta bahwa saya punya kesempatan untuk banyak membaca.

– Saya gagal dalam beberapa subyek saat ujian, namun teman saya lulus semuanya. Sekarang dia bekerja sebagai seorang insinyur di Microsoft dan saya adalah pemilik Microsoft.

– Jika Anda tidak bisa membuatnya dengan baik, setidaknya buatlah terlihat baik.

– Tidak masalah untuk merayakan kesuksesan, namun lebih penting untuk memperhatikan pelajaran dari kegagalan.

– Berlakulah baik kepada para nerds. Ada kemungkinan Anda akan bekerja untuk salah satu dari mereka.

– Dalam bisnis ini, saat Anda menyadari sedang berada dalam masalah, sudah terlambat untuk menyelamatkan diri. Kecuali Anda ketakutan setiap saat, Anda musnah.

– Teknologi hanyalah alat. Untuk membuat anak-anak bekerja sama dan memotivasi mereka, guru adalah yang paling penting.

– Jika Anda pikir guru Anda adalah orang yang keras, tunggulah sampai Anda memiliki bos.

– Televisi bukanlah kehidupan yang nyata. Di kehidupan sebenarnya, orang-orang harus meninggalkan warung kopi dan pergi bekerja.

– Jangan merengek-rengek tentang kesalahan Anda, belajarlah dari kesalahan itu.

– Saya yakin jika Anda menunjukkan orang permasalahannya dan menunjukkan pada mereka solusi, mereka akan bergerak untuk beraksi.

– Saya mengambil langkah raksasa dan segera. Jika Anda berada di tempat dan waktu yang tepat dan memiliki visi ke mana teknologi baru akan menuju namun Anda tidak beraksi, Anda tidak akan pernah bisa sukses.

Advertisements

Renungan, Besarnya Kasih Sayang Ibu Kepada Kita

Tiap baca artikel ne psti bkin mewek…hiks..
 
Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu.
Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam.
Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.
Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.
Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang.
Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.
Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna.
Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan.
Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah.
Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah.
Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah.
Sebagai balasannya, kau berteriak.”NGGAK MAU!!”
Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola.
Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga.
Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim.
Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.
Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus bahasamu.
Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.
Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun.

4 Hal yang Tidak Boleh Dikatakan Pada Anak

Memiliki dan membesarkan sang buah hati punya seni tersendiri. Apalagi, kata para pemerhati anak, tidak ada sekolah khusus untuk menjadi orang tua.
Tak jarang, kita terlalu yakin mampu membesarkan buah hati dengan cara sendiri.
Ternyata, tidak semudah itu.

Berawal dari komunikasi sehari-hari, perkembangan anak pun bisa saja terganggu.
Nah, bapak dan ibu, ada kata-kata yang sebaiknya tidak
Anda lontarkan untuk buah hati tercinta.
Apa itu….??

1. ”Pergi sana! Bapak Mau Sendiri!”

Ketika Anda kerap melontarkan kata-kata ini pada anak, Suzette Haden Elgin, pendiri Ozark Center, mengatakan anak-anak akan berpikir tidak ada gunanya berbicara dengan orang tuanya karena mereka selalu diusir. ”Jika Anda terbiasa mengatakan hal-hal itu pada anak-anak sejak mereka kecil, biasanya mereka akan mengatakan hal serupa ketika dewasa.”

2. ”Kamu Itu…”

Pelabelan pada anak adalah cara pintas untuk mengubah anak-anak. Jika seorang ibu mengatakan, ”Anak saya memang pemalu”, maka anak akan menelan begitu saja label itu tanpa bertanya apa pun. Apalagi, bila kita memberikan label buruk pada anak-anak, itulah yang akan melekat dalam benak mereka. Seumur hidup.

3. ”Jangan Nangis”

Atau, kata-kata serupa seperti, ”Jangan cengeng” atau ”Nangis melulu”. Padahal, untuk anak-anak yang belum dapat mengekspresikan emosi lewat kata-kata, mereka hanya dapat menyalurkannya dengan cara menangis. Adalah wajar, bila anak-anak merasa sedih atau ketakutan. ”Sebenarnya, wajar saja bila ortu ingin melindungi anak mereka dari perasaan-perasaan itu.

Tapi, dengan mengatakan ”jangan” tidak berarti anak-anak akan lebih baik. ”Ini juga akan memberikan kesan bahwa emosi mereka tidak benar, bahwa tidak baik untuk merasa takut atau sedih,” ujar Debbie Glasser, direktur Family Support Services. Lebih baik, katakan pada anak bahwa Anda memahami perasaan sedih yang dia alami. ”Ibu paham kamu takut dengan ombak. Ibu janji tidak akan melepaskan tanganmu lagi, Nak…”

4. ”Kenapa kamu tidak bisa seperti saudaramu?”

”Lihat tuh, Doni rapi banget mengancing bajunya. Kok kamu tidak bisa?”
Para pakar menilai wajar orang tua membandingkan anak-anaknya. Ini akan menjadi referensi terhadap perkembangan anak-anak. Namun, tolong, jangan katakan ini di depan anak-anak. Ini karena tiap anak adalah individu yang berbeda. Mereka punya kepribadian tersendiri. Membandingkan anak dengan orang lain berarti Anda menginginkan anak

Anda Akan Sukses Meraih Cita-cita, Asal…

Sukses meraih cita-cita, apalagi cita-cita besar adalah impian semua orang. Termasuk orang pesimis. Sebenarnya mereka memiliki cita-cita besar, namun karena sikapnya yang pesimis, mereka mengubur dalam-dalam cita-cita tersebut. Anda melupakan cita-cita Anda? Jika ya, silahkan baca trit ini akan saya jelaskan bagaimana Anda bisa sukses meraih cita-cita Anda.

Metode yang akan dijelaskan sudah terbukti. Jika Anda mengikutinya, insya Allah Anda akan sukses meraih cita-cita Anda. Sebesar apa pun cita-cita Anda. Tidak usah pesimis, tidak usah takut.

Pada kali ini saya akan membahas 3 syarat yang harus Anda miliki agar Anda tetap berusaha, tetap bertindak, dan tetap berjuang untuk meraih cita-cita Anda. Karena inilah kunci Anda mencapai cita-cita, yaitu tidak berhenti. Ketiga syarat dibawah ini akan menjadikan diri Anda tidak bisa dihentikan oleh apa pun dan siapa pun kecuali oleh Allah SWT.

Menjaga Keyakinan Bahwa Anda Akan Sukses Meraih Cita-cita
Ada 3 dimensi keyakinan yang harus Anda miliki dan jaga. Selama ketiga keyakinan ini Anda miliki, Anda tidak akan pernah berhenti, Anda akan tetap optimis, sehingga Anda akan tetap bergerak.

Apa ketiga dimensi keyakinan itu?

1. Yakin kepada diri sendiri, bahwa Allah sudah memberikan potensi yang cukup untuk meraih cita-cita Anda.
2. Yakin bahwa cita-cita Anda bisa Anda raih. Meski terlihat sulit dan berat, tetapi Anda harus yakin bahwa cita-cita itu mungkin digapai oleh Anda. Kriterianya mudah saja, jika ada orang lain yang sudah mencapainya (kecuali para Nabi), maka Anda akan bisa mencapainya.
3. Yakin bahwa Allah akan membantu dan menolong Anda.

Menjaga Fokus Anda Pada Cita-cita

Saat Anda kehilangan fokus, sama saja Anda kehilangan energi. Bukan tidak ada energi, tetapi energi Anda akan menjadi buyar dan tidak cukup lagi untuk mencapai cita-cita Anda. Bagaimana pun hebatnya Anda, tetap saja manusia yang serba terbatas. Kita tidak bisa memiliki segalanya. Waktu dan sumber daya Anda terbatas. Untuk itulah Anda harus menjaga fokus Anda dalam meraih cita-cita.

Anda harus memiliki sistem agar Anda tetap fokus pada cita-cita Anda. Bisa saja itu adalah seorang mentor yang membimbing serta mengarahkan Anda pada cita-cita Anda. Bisa jadi gambar atau benda yang mengingatkan Anda untuk fokus pada tujuan. Atau apa pun yang bisa Anda lakukan agar Anda tetap fokus.

Tentu saja, yang dimaksud fokus disini bukan berarti harus melupakan hal lain. Ibadah-ibadah harian jelas tidak boleh dilupakan oleh fokus kita meraih cita-cita. Fokus disini artinya Anda harus memberikan waktu khusus untuk meraih cita-cita dan Anda konsentrasi saat bekerja.

Misalnya, tetapkan berapa lama waktu yang Anda alokasikan untuk meraih cita-cita Anda. Kapan jadwalnya. Alokasi waktu tentu harus sesuai dengan besarnya cita-cita yang Anda miliki. Jika Anda memiliki cita-cita besar, tentu waktu yang diperlukan akan semakin banyak. Tetapi jangan khawatir, Anda bisa mencapai cita-cita yang besar dengan waktu yang lebih sedikit jika Anda menerapkan konsep Revolusi Waktu dan Daya Ungkit.

Jagalah Motivasi
Motivasi adalah energi. Motivasi seperti bahan bakar pada kendaraan Anda. Jika tidak ada motivasi, maka Anda tidak akan bisa bergerak meraih cita-cita Anda. Bagaimana jika motivasi habis atau turun? Maka Anda harus mengisinya lagi. Jika motor Anda kehabisan bensin, maka Anda harus mengisinya kembali. Jika HP Anda kehabisan listriknya, maka Anda harus men-charge-nya lagi. Untungnya, motivasi tidak perlu bayar atau beli. Anda bisa membangkitkan motivasi Anda kapan pun Anda mau. Energi dalam diri Anda bisa bangkit kembali jika Anda mau membangkitkannya. Selama ada motivasi, Anda akan terus bergerak. Jika bergerak, dan arahnya tepat, cepat atau lambat Anda akan mencapai tujuan. Jadi Anda akan sukses meraih cita-cita jika Anda Anda menjaga keyakinan, menjaga fokus Anda, dan menjaga motivasi Anda.

Hikmah Dari Si Penerobos Lampu Merah

https://i1.wp.com/fotonakal.com/wp-content/uploads/2010/09/Foto-Fernando-Torres-Kena-Tilang.jpg

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan sudah menyala kuning. Jack segera menekan pedal gas kendaraannya.
Meski bimbang, Jack pun terus melaju.
Priii…it! seorang polisi memintanya berhenti, ia melihat siapa polisi itu. Ternyata polisi itu adalah Bob, temannya semasa SMA dulu. Dalam hati, Jack pun lega.
“Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah, hari ini Ia ulang tahun, dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong.”
“Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini.”
Dengan ketus Jack akhirnya menyerahkan SIM lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Beberapa saat kemudian Bob mengetuk kaca jendela. Jack memandangi wajah Bob dengan penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itu sedikit, cukup untuk memasukkan surat tilang. Setelah memberikan surat tilang, Bob kembali ke posnya.
Jack mengambil surat tilang. Tapi, ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Penasaran dengan nota itu, Jack buru-buru membuka dan membaca nota yg berisi tulisan tangan Bob.
“Halo Jack, Tahukah kamu Jack, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, Ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Doakan agar permohonan kami terkabulkan.. Berhati2lah.. dari Bob.”
Jack terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bob, namun Bob sudah meninggalkan posnya. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati galau sambil berharap kesalahannya dimaafkan.
Apa hikmah yang bisa diambil?

http://gugling.com/hikmah-dari-si-penerobos-lampu-merah.html

8 Cara menghargai diri sendiri

Seberapa besar Anda menghargai diri sendiri? Jika belum, ambillah waktu sebentar dan lakukan sesuatu yang baik untuk diri sendiri.

1. Sediakan waktu. Menyediakan waktu untuk diri sendiri akan membuat pikiran segar kembali. Bahkan, menyediakan lima menit hanya untuk menutup mata dan memfokuskan pikiran dapat membantu Anda merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik bila Anda bisa menyediakan waktu yang lebih banyak untuk memfokuskan pikiran pada diri sendiri dan apa yang perlu dilakukan.

2. Lakukan sesuatu yang baik untuk tubuh. Memang mudah mengabaikan kesakitan yang dirasakan tubuh dan lupa untuk mengurus diri sendiri. Cobalah berendam di air panas yang dicampur garam atau mintalah seseorang untuk memeluk. Bisa juga cobalah berdiri dan lakukan peregangan.

3. Buat diri sendiri merasa nyaman. Misalnya dengan menelepon teman atau minum teh hangat, tidur dengan bantal dan selimut yang nyaman, menulis buku harian, makan sesuatu yang disukai, mencium bau minyak aromaterapi seperti vanila, lavender, dan lain-lain.

4. Pergi ke dunia lain. Caranya adalah dengan membaca buku, menonton film, atau biarkan pikiran mengalir ke mana pun ia pergi.

5. Melakukan sesuatu yang konyol. Ini akan membawa keluar jiwa kanak-kanak yang ada dalam kepribadian kita dan memberi perasaan bahagia. Misalnya bermain busa sabun, membuat kue, mengamati awan dan mereka-reka bentuknya, serta bermain dengan hewan peliharaan atau otopet.

6. Cuti sehari. Apalagi bila Anda sudah merasa jenuh dengan pekerjaan sehari-hari. Ambil cuti sehari dan lakukan apa pun yang ingin dilakukan seharian penuh. Ini lebih baik daripada sehari di akhir pekan.

7. Jalan-jalan di tengah alam terbuka. Kadang kita lupa memperhatikan dunia yang terbentang di sekitar. Mengamati alam akan membuat kita merasa lebih enak dan kalem. Berjalanlah di taman. Amati dan pandanglah pohon, rumput, langit, kemudian bernapaslah.

8. Melakukan sesuatu yang sudah lama ingin Anda kerjakan. Mengapa menundanya lagi? Lekas kerjakan dan Anda akan merasa lebih baik.

8 Hal yang Harus Ayah Ajarkan Pada Anak Perempuannya

Pengalaman sama penting untuk anak, bahwa seorang ayah memainkan peran unik dalam kehidupan putrinya.

Tidak hanya memberinya rasa aman dan stabilitas, tapi ia juga dapat membimbing melalui tantangan kehidupan ” Ayah mengajarkan begitu banyak kepada anak-anaknya tidak selalu dilakukan dengan duduk dan berbicara kepada mereka, tetapi juga dengan perilaku agar anak-anaknya mengikuti,” kata Matthew Weinshenker, PhD, asisten profesor sosiologi di Universitas Fordham.

Baca terus untuk mengetahui prinsip-prinsip seorang pria harus mengajar anaknya untuk menunjukkan bahwa Ayah benar-benar tahu yang terbaik.

1. Didik ia Menjadi Pribadi yang Terbuka, Tangguh, Jujur dan Dapat Dipercaya
Untuk menghilangkan stereotip bahwa perempuan adalah pribadi yang lemah dan tertutup, penting bagi gadis muda untuk mampu mengekspresikan diri dan menghadapi masalah dengan bijaksana, kata Linda Nielsen, Edd, psikolog pendidikan remaja di Wake Forest University di Winston-Salem, North Carolina, dan penulis Between Fathers and Daughters. Meskipun hal ini tidak berarti memanjakan, penting bahwa ketika ada konflik, ayah terlibat dengan putrinya, bukan ibu sebagai perantara. “[Seorang gadis] harus benar-benar bisa mengutarakan maksud dari sesuatu hal kepada ayahnya, tanpa bantuan ibu.

Jika ia tidak dapat melakukan dengan ayahnya, dia [tidak akan mampu] melakukannya dengan atasan laki-laki, pacar, semua akan dipendam, “catatan Dr Nielsen. ” Seorang ayah harus mau mendengarkan dan memaafkan kesalahan putrinya daripada menghukum berat dia untuk kesalahan itu. Ia juga dapat memujinya untuk mengekspresikan dirinya sendiri dengan jujur ​​dan tegas,” tambah Dr Nielsen.

2. Beri contoh hubungan yang sehat dan respek
“Pepatah lama mengatakan:” Salah satu hal terbaik yang bisa dilakukan untuk anak-anak anda adalah menyayangi ibu mereka, ‘”kata Dr Weinshenker. “Hubungan yang baik, hormat dan cinta kepada pasangan Anda memiliki efek yang penting pada anak-anak.” Cara lain seorang ayah bisa membantu putrinya membangun hubungan yang kuat di masa depan adalah dengan mengajar dia untuk menjadi dirinya sendiri, kata Dr Nielsen, dan membuat pernyataan-pernyataan seperti : “Jangan mengubah diri Anda sendiri seperti bunglon untuk mencoba sesuai selera pria Anda,” dan “sembunyikan setiap kekurangan, Anda hanya menjadi diri sendiri”. Akhirnya, ayah harus secara langsung berbicara dengan anak perempuan mereka .

“Anda harus mengajarinya berkomunikasi tegas dengan Anda karena hal itu akan memberi cara belajar untuk berkomunikasi dengan semua pria dalam hidupnya,” tambah Dr Nielsen. Perlakukan juga orang-orang yang bekerja pada anda di rumah, seperti pembantu rumah tangga, sopir atau lainnya, dengan respek, meskipun Anda seorang majikan, sehingga anak-anak juga belajar untuk selalu menghargai orang lain, terutama yang lebih tua.
Read more of this post